Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 23, 2020

al-Biruni "Ilmuan Besar Abad Pertengahan"

Gambar
  Nama lengkap al-Biruni adalah Abu ar-Rayhan Muhammad bin Ahmad al-Biruni. Ia dilahirkan di kota Bairun, sebuah kota yang menjadi wilayah Khwarizmi, Persia, pada tahun 973. Nenek moyang al-Biruni adalah bangsa Persia, tapi keluarganya berkebangsaan Iran. Selama dua puluh tahun, al-Biruni tinggal di kota Bairun dan menghabiskan waktunya untuk belajar ilmu astronomi, sastra, dan filsafat. Al-Biruni juga pernah melakukan perjalanan ke sejumlah negara, seperti Persia, Afghanistan, Irak, dan Syam, untuk mendalami seni budaya. Selama itu pula, al-Biruni berinteraksi dengan para penguasa negeri Sasaniyah dan Ghaznawiyah. Dalam perjalanannya itu, al-Biruni sempat bertemu dengan Ibnu Sina. Ia menjadi kawan dekat Ibnu Sina selama tujuh tahun. Para ilmuwan modern menyebut al-Biruni sebagai salah satu ilmuwan terbesar abad pertengahan. Ia juga dikenal sebagai sarjana yang cerdas, berbakat, dan mempunyai pikiran yang orisinal. Ia mahir matematika, astronomi, fisika, sejarah, geografi, bahasa, dan

Ibnu al-Haytham dan Optik

Gambar
 Dalam Buku tentang Optik, Ibnu al-Haytham berpendapat bahwa cahaya sendiri terdiri atas sinar-sinar yang bergerak dalam garis lurus. Lebih jauh lagi dia merancang Kamera Obskura yang prinsipnya digunakan pada kamera saat ini. Kamera Obskura terdiri atas kotak kedap cahaya dengan satu lubang kecil yang tembus ke belakang. Pada dinding dalam kotak yang berseberangan dengan lubang, gambar apa pun yang tertangkap oleh lubang akan diproyeksikan. Dia berpendapat bahwa hal ini hanya bisa terjadi jika sinar cahaya lurus datang dari objek di luar kotak yang difokuskan oleh lubang dan mendarat di dinding seberang lubang. Dia juga berhasil memadukan bidang optik dan astronomi dalam kalkulasinya tentang kedalaman atmosfer bumi. Dengan menggunakan prinsip yang diturunkannya sehubungan sifat cahaya yang dibelokkan, dia menyimpulkan bahwa saat matahari terbenam, warna langit berubah sesuai dengan sudut sinar matahari mengenai atmosfer. Dalam perjalannya, bagian dari ilmu sains ini memberikan keuntun

Alexander Graham Bell

Gambar
 Alexander Graham Bell lahir di Edinburgh, Skotlandia pada tanggal 3 Maret 1847. Ayah Bell merupakan profesor di Universitas Edinburg dan ibunya seorang pianis yang terkenal meskipun tuli. Bell adalah anak dengan intelektual tinggi yang ingin belajar piano. Kedua saudara lelaki Bell meninggal karena TBC saat Bell berusia 20 tahun. Bell tidak unggul secara akademis. Sejak kecil dirinya belajar secara homeschooling. Namun, sejak usia dini, Bell selalu memecahkan masalah. Saat berusia 12 tahun, Bell menemukan perangkat dayung berputar dan sikat kuku yang bisa memisahkan sekam dan biji pada gandum untuk meningkatkan proses pertanian. Usia 16 tahun Bell mulai mempelajari mekanisme bicara. Dirinya melanjutkan ke Royal High School dan University of Edinburgh. Pada tahun 1870, bersama keluarganya pindah ke Kanada. Tahun berikutnya, Bell menetap di Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, Bell mengikuti ayahnya untuk mengajar anak-anak tuli. Pada tahun 1872, Bell membuka Sekolah Fisiologi Vokal dan

Thomas Alva Edison

Gambar
  Meskipun sebelumnya sudah lama para ilmuwan menyadari bahwa terdapat hubungan antara listrik dengan magnet, akan tetapi baru Maxwell lah yang mampu merangkum hukum-hukumnya menjadi suatu teori yang padu. Fisikawan Inggris kesohor James Clerk Maxwell ini terkenal melalui formulasi empat pernyataan yang menjelaskan hukum dasar listrik dan magnet. Maxwell berhasil menjabarkan secara tepat perilaku dan saling hubungan antara medan listrik dan magnet. Melalui percobaan-percobaan yang dilakukannya, Maxwell mampu membuktikan bahwa kecepatan gelombang elektromagnetik adalah sebesar 300.000 kilometer per detik. Sehingga Maxwell mengetahui bahwa kecepatan merambat gelombang elektromagnetik hampir sama dengan kecepatan gelombang cahaya, yaitu 299.800 kilometer per detik. Berdasarkan fakta tersebut, Maxwell kemudian menyimpulkan bahwa cahaya terdiri dari gelombang elektromagnetik. Kesimpulan yang dikemukakan Maxwell ini, selain merupakan hukum dasar di bidang kelistrikan dan kemagnetan, juga men

Maxwell dan Penemuannya

Gambar
  James Clerk Maxwell (lahir di Edinburgh, 13 Juni 1831 – meninggal di Cambridge, 15 November 1879 pada umur 48 tahun) adalah fisikawan Skotlandia yang pertama kali menulis hukum magnetisme dan kelistrikan dalam rumus matematis. Maxwell sudah menunjukkan kecerdasannya sejak usia muda. Pada usia 15 tahun, Maxwell sudah mampu menyusun satu kertas ilmiah yang dipersembahkan kepada Edinburg Royal Society di kota kelahirannya. Maxwell menuntut ilmu di Universitas Edinburgh dan menyelesaikan pendidikannya pada Universitas Cambridge. Sederet penemuan dari Maxwell ini telah mengantar manusia memasuki gerbang kehidupan modern yang serba nyaman. Manusia dapat menikmati televisi sebagai sarana informasi dan hiburan, memanfaatkan sinar X, sinar gamma, sinar inframerah, dan sinar ultraviolet untuk bidang kesehatan dan industri. Sumbangan Maxwell di bidang elektromagnetik dan optik tersebut dilengkapi dengan sumbangannya yang lain di bidang astronomi dan termodinamika. Astronomi adalah bidang ilmu y

Allesandro Volta dan Batrai Volta

Gambar
  Bernama lengkap Conte Alessandro Giuseppe Antonio Anastasio Volta, sang fisikawan lahir pada 18 Februari 1745 di Como, Lombardi, yang kini disebut dengan Italia. Sang ayah, Fillipo Volta memiliki garis keturunan bangsawan, sementara ibunya bernama Donna Maddalena, dari keluarga Inzaghi. Di usia 29 tahun, Volta telah menjadi profesor fisika di Royal School of Como. Ketertarikannya kepada bidang kelistrikan telah membawanya pada penemuan-penemuan besar. Pada 1775, Volta telah bekerja untuk memperbaiki perangkat bernama elektroporus yang berfungsi untuk menghasilkan listrik statis. Setahun berselang, dia berhasil menemukan dan mengisolasi gas metana. Dia pun diangkat menjadi kepala bidang fisika di Universitas Pavia, pada 1779. Pada 1791, salah seorang rekan Volta, yang bernama Luigi Galvani, melakukan pengujian menggunakan dua logam berbeda dan otot katak, yang ternyata menghasilkan arus listrik. Galvani pun mengklaim bahwa dirinya telah menemukan sumber listrik baru dari dalam jaringa

Partikel Tuhan

Gambar
  Peter Higgs adalah fisikawan Inggris yang lahir pada 29 Mei 1929. Pria ini adalah profesor kehormatan di Universitas Edinburgh, Inggris. Sebagai ilmuwan, Higgs meraih gelar PhD-nya dari King's College. Dia juga meraih sejumlah gelar kehormatan dan menerima sejumlah penghargaan. Di umur 17 tahun, Higgs masuk ke City of London School. Dia mengambil jurusan Matematika. Higgs tidak tertarik melanjutkan kuliah di Oxford atau Cambridge. Dia beralasan, "Itu merupakan tempat orang kaya untuk bersenang-senang dan menghabiskan waktu,” kata Higss. Higgs kemudian kuliah di King's College, London. Lulus dari kampus itu menjadi dosen di Universitas Edinburgh. Saat menjadi dosen itulah, Higgs tertarik dengan misteri: mengapa benda di sekitar kita memiliki berat atau massa. Pertanyaan itu terus berputar di benak. Suatu hari, ketika sedang menghabiskan liburan di Cairngorms. Higgs mengutak-atik soal teori medan yang tak tampak dan partikel itu. Higgs lalu melakukan serangkaian penelitian

Hans Christian Orsthed dan Hubungan Antara Listrik dan Magnetisme

Gambar
  Hukum Oersted Jika muatan listrik mengalir melalui kawat penghantar konduktor, maka akan timbul pengaruh magnetik disekitar kawar berarus tersebut. Pengaruh magnetik ini mampu menarik bahan magnetik lainnya. Jika serbuk besi diletakkan disekitar kawat berarus maka serbuk besi tersebut akan berarah secara teratur.Hans Christian Oersted, pada tahun 1820, mengadakan penelitian tentang pengaruh medan magnet disekitar kawat berarus.Percobaan Oersted ini menggawali penelitian lanjutan mengenai bentuk medan magnet yang dihasilkan oleh energi listrik. Disekitar medan magnet permanen atau kawat penghantar berarus merupakan daerah medan magnet. Vektor dalam medan magnet tersebut dilambangkan dengan B atau disebut dengan induksi medan magnet. Dalam SI, satuan induksi magnet B adalah Tesla. Dari percobaan ini dapat diketahui: + Dalam kawat penghantar yang dilewati arus listrik disekitarnya akan timbul garis gaya magnet. + Arus listrik menghasilkan gaya yang dapat memutar magnet yang ada di dekat